Sunday, August 19, 2018

Akomodasi di Desa Gunung Salak

VILLA ECOTURISMO 
Kanciana Village, Gunung Salak, East Selemadeg, Tabanan Regency, Bali 82162


CLOVE TREE HILL
Village, Jl. Kanciana, Gunung Salak, East Selemadeg, Tabanan Regency, Bali 82162.


BALI ECO STAY 
Kanciana Village, Kemetug, Gunung Salak, East Selemadeg, Tabanan Regency, Bali 82162.


BALI AUTREMENT
Kemetug Village, Gunung Salak, East Selemadeg, Tabanan Regency, Bali 82162


Mata Air Desa Gunung Salak

Desa Gunung Salak mempunyai 11 mata air yaitu:

Mata Air Mumbul 
Mata Air Mumbul adalah mata air yang paling suci di antara 11 mata air yang lainnya hanya digunakan oleh Raja Kemetug dan mata air ini satu-satunya yang mengalir ke Timur Laut.
Mata Air Keris 
Mata air ini adalah mata air yang digunakan para kesatria perang untuk menyucikan diri dan juga untuk menyucikan benda pusaka seperti Keris, Tombak, genta, dan lain lainnya 
Mata Air Beji Sudamala
Mata Air Beji Sudamala adalah mata air yang berfungsi untuk meleburkan kuasa jahat atau segala roh jahat yang merasuki raga atau tubuh manusia secara sekala dan niskala (penyembuhan penyakit non medis)
Mata Air Kelepud 
Mata Air Kelepud adalah mata air ini yang di gunakan ratu dan para putri raja mandi untuk memperoleh kecantikan yang bersifat panjang umur/awet muda 
Mata Air Panti
Mata Air Panti adalah mata air ini berfungsi untuk mengisi/mengaktifkan cakra seseorang setelah melakukan melukat di mata air sudamala.
Mata Air Beji Sari 
Mata Air Beji Sari adalah mata air jiwa yang mana berhubungan dengan kelahiran baru, menempuh hidup baru, pembabtisan jiwa baru dll.
Mata Air Memedi 
Mata Air Memedi adalah mata air yang digunakan putra mahkota dan berfungsi untuk permintaan anugrah hitam dan putih sebagai tujuan hidup.
Mata Air Dedari
Mata Air Dedari adalah mata air yang konon katanya dahulu para dewa dan bidadari turun ke bumi untuk mandi di mata air ini. Dan sekarang mata air dedari bertujuan untuk kejujuran, kesejahteraan dan kemakmuran. 
Mata Air Gemelem
Mata Air Gemelem adalah mata air yang yang digunakan raja dan penduduk kerajaan menyembuhkan penyakit medis.
Mata Air Pondok
Mata Air Tista 
Mata Air Tista adalah mata air inti sari bumi dan mata air ini digunakan untuk menyatu dengan alam. Mata air ini digunakan untuk memberi sensasi menyatu kembali dengan alam

Air Terjun Desa Gunung Salak

Air Terjun Tibu Sampi muncul dari tebing setinggi 10 meter. Air Terjun Tibu Sampi disebut jadi primadona, karena pengunjung bisa langsung berenang menikmati sensi bening dan segarnya air terjun. Sumber air yang mengalir di Air Terjun Tibu Sampi berasal dari Mata Air Tista.


Air Terjun Batu Sanghyan ini muncul dari tebing setingginya 15 meter. Lokasinya berjarak sekitar 800 meter dari pusat Banjar Kementug Desa. Untuk menuju lokasi. pengunjung harus melewati areal persawahan. Air Terjun Batu Sangihan dialiri Mata air tista untuk kesuburan.


Air Terjun Sing-sing Tumpuk ini berada di Dusun Apit Yeh, lebih tepatnya di areal villa yang sedang berjalan pembangunannya. 


Sejarah Desa Gunung Salak

Dahulu kala sekitar abad keenam belas ada seorang pengembala ternak sapi yang merupakan abdi dari Kerajaan dari Puri Tabanan, ia mendapatkan tugas untuk mengembalakan ternak sapi dengan jumlah yang cukup besar untuk digembalakan di wilayah pegunungan di kaki Gunung Batu karu yang merupakan wilayah kepemilikan Raja Tabanan saat itu, dengan tujuan untuk dikembang biakan dan menjaga keberadaan tanah milik raja. Pengembala-pengembala tersebut hidup dengan tekun memelihara sapi-sapi itu, sehingga berkembang biak dengan cepat, sehingga sapi itu tak terhitung jumlahnya. Suatu hari datanglah utusan dari sang raja yang memerintahkan agar sapi-sapi yang telah berkembang biak supaya dijual, tanpa menentang, sang Abdi pun menuruti perkataan Sang Raja dengan menjual semua sapi Sang Raja. Pada waktu itu nilai tukar/uang yang digunakan untuk membayar sapi-sapi itu adalah uang perak yang bahasa daerahnya disebut Selako. Sang Raja pun mendapatkan banyak uang perak atau selako dari hasil penjualan sapi–sapi tersebut, sehingga daerah tersebut menjadi penghasil uang perak atau selako. Seiring berjalannya waktu penduduk daerah tersebut berkembang dengan pesat, mereka menempati daerah penggembalaan tersebut karena tempatnya cukup tinggi dan selalu menghasilkan selako dengan jumlah yang sangat banyak, maka penduduk setempat menyebutnya dengan nama Gunung Selako. Namun, lambat laun warga Gunung Selako akhirnya mengganti pengucapannya menjadi Gunung Salak sampai sekarang.Demikian Sejarah singkat dari Desa Gunung Salak yang diambil dari ceritra rakyat dan informasi dari para pendahulu.

Desa Gunung Salak


Desa Gunung Salak memang desa pertanian dan perkebunan dengan panorama alam yang asri dengan hamparan terasiring sawah, berlatar perbukitan dengan hijau pemohonan yang menyejukkan. Kami lena berada di desa itu. Jika ingin ikut, datang suat2u saat nanti. Desa Gunung Salak bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat dengan jarak sekitar 19 km ke arah barat kota Kabupaten Tabanan.


Melihat suasana desa yang asri, siapa pun akan tertarik meluangkan waktu berjalan menyusuri jalan desa yang berkelok, kadang setapak lurus di bawah rimbun pohon. Sepanjang perjalanan mata dimanjakan panorama alam yang menakjubkan. Dari ketinggian kami melihat alur kelok sungai di kaki bukit dengan nyiur melambai yang menyejukan mata.
Terasiring yang indah kami saksikan dengan mata nyalang di Banjar Kemetug, salah satu dari lima banjar yang ada di wilayah Desa Gunung Salak. Banjar ini berada pada kawasan tertinggi di wilayah Desa Gunung Salak, sekitar 400-500 meter di atas permukaan laut sehingga dari kawasan Banjar Kemetug kita bisa melihat pemandangan “nyegara Gunung” ke arah laut Tabanan selatan. Kami seakan menyelam pada ombak padi yang meliuk, sembari memandang buih ombak di kejauhan, di laut selatan.


Pariwisata dan Gunung Salak

Pariwisata sudah menjadi salah satu penghasilan Indonesia sejak dahulu kala. Di Indonesia, terdapat banyak destinasi wisata. Pulau Bali merupakan salah satu tempat yang paling populer di mancanegara di sektor pariwisata. Salah satu desa pariwisata di Bali adalah Desa Gunung Salak.
Gunung Salak merupakan desa wisata yang dikembangkan oleh masyarakat desa itu sendiri. Daya tarik pariwisata utama yang ada di Desa Gunung Salak meliputi terasering, peninggalan sejarah, area trekking, dan aktifitas spiritual. Desa Gunung Salak memiliki sebelas mata air yang mempunyai fungsi nya masing-masing seperti: penyembuhan, meditasi, dan banyak lagi. Desa Gunung Salak juga mempunyai 3 air terjun.

Selain mata air dan air terjun, Desa Gunung Salak juga mempunyai akomodasi seperti tiga villa, dan dua tempat makan. Pengembang desa juga membuat akomodasi berbasis homestay di Desa Gunung Salak.